Legalitas Dalam Lembaga Pendidikan

Terkait legalitas THETA INSTITUTE OF CLINICAL HYPNOTHERAPY sebagai lembaga yang menyelenggarakan pelatihan Hipnosis, hipnoterapi dan Hipnoterapi klinis.

Selama THETA INSTITUTE menyelenggarakan pelatihan hipnoterapi sejak pertama kali hingga saat ini, segala sesuatu sudah dipersiapkan termasuk legalitas

Selama ini, peserta pelatihan Hipnotis dan hipnoterapi yang saya selenggarakan lebih fokus, mengutamakan, dan mengedepankan standar mutu dan kompetensi yang akan mereka capai usai pelatihan. Walaupun dibalik semua itu memang harus ada legalitas yang jelas adanya

Di Indonesia, penyelenggara pelatihan hipnoterapi terbagi menjadi dua: perorangan dan lembaga. Lembaga yang menyelenggarakan pelatihan juga terbagi menjadi dua: tidak berizin dan berizin.

Dari sisi sarana dan prasarana, penyelenggara pelatihan, baik perorangan maupun lembaga, juga terbagi menjadi dua. Ada yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan dengan menyewa gedung atau ruang, dan ada juga yang memiliki kampus sendiri.

Ada tiga jenis pendidikan: formal, nonformal, dan informal. Pendidikan formal mencakup pendidikan mulai jenjang Kelompok Bermain hingga perguruan tinggi. Pendidikan informal adalah pendidikan yang terjadi di rumah atau pendidikan keluarga. Dan pendidikan nonformal adalah kursus atau pelatihan.

LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) adalah salah satu satuan pendidikan nonformal yang diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri dan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hingga saat ini, hipnoterapi belum diajarkan sebagai mata kuliah resmi di perguruan tinggi atau pendidikan formal. Dengan demikian, lembaga yang menyelenggarakan pelatihan hipnoterapi sesungguhnya adalah lembaga kursus dan pelatihan (LKP).

Sesuai amanat undang-undang, LKP perlu mengurus izin dari instansi terkait, dalam hal ini dinas pendidikan (Kemdikbud). Prosesnya dimulai dengan pendirian lembaga (LKP), pengurusan ijin operasional, hingga mendapat NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional). NPSN hanya diberikan apabila lembaga pelatihan telah berjalan minimal dua tahun, dan mengurus perpanjangan ijin operasional secara berkelanjutan.

Untuk memeriksa dan memastikan LKP benar terdaftar dan memiliki NPSN, anda bisa mengunjungi http://referensi.data.kemdikbud.go.id/index31.php. Masukkan nama lembaga (LKP) atau nomor NPSN lembaga tersebut, nanti akan muncul keterangan di laman resmi Kemdikbud ini.

Walau LKP terdaftar dan mendapat NPSN, tidak berarti lulusannya pasti memiliki mutu dan kompetensi tinggi. Setiap LKP hipnoterapi di Indonesia memiliki kurikulum, standar mutu dan kompetensi sendiri. Semua bergantung sepenuhnya pada visi, misi, pengetahuan, dan kompetensi pengajarnya.

Terkait hal tersebut THETA INSTITUTE OF CLINICAL HYPNOTEHRAPY adalah LKP dan berizin resmi, dengan nomor NPSN K9996518, dan selain itu badan usaha yang dijalankan berbadan hukum perseroan dan bisa di cek disini DITJEN AHU ONLINE | Profil Perusahaan / ahu.go.id, serta masukan nama PT.THETA MEDIKA INDONESIA.

Sulistyo (Master Sul)
Founder LKP THETA INSTITUTE

Leave a Reply